Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Masih ga nyangka doa gue dikabulin secepat ini

Inget ga sih doa gue yang waktu itu gue tulis di sini? Iyaa, waktu itu gue berdoa semoga cepat mendapatkan pekerjaan pengganti yang lebih baik. Dan booommmm sekarang udah terkabul dong. Ternyata bener ya doa orang teraniaya dan terdholimi itu langsung terbang menembus langit. Meskipun sampai saat ini gue masih belum bisa mengikhlaskan gaji 2 bulan gue, tapi setidaknya gue cukup bahagia dengan pekerjaan baru gue. Jadi pemirsa, gue sekarang kerja di salah satu perusahaan travel di Surabaya. Iyaa woi lu ga salah baca, di Surabaya . Satu-satunya kota yang membuat gue jatuh cinta, sampai-sampai gue menganggap bahwa lahir, tinggal, dan besar di Surabaya adalah sebuah privilege. Perlu diketahui bahwa sejak masa kuliah, gue selalu bercita-cita ingin membangun karier di Kota Pahlawan ini. Sayangnya, saat itu cita-cita gue terhambat gara-gara covid sialan yang menghancurkan semua mimpi-mimpi gue. Gue pun hanya bisa pulang kampung dan kembali menjadi gadis desa awowkwowk Butuh waktu tiga tahun hi...

Percobaan kedua mendekati paklek itu: Emang boleh segegabah ini?

Jadi, tulisan serial paklek part 2 kemarin belum 100% tuntas. Kan kemarin gue nulis itu pas masih di kereta. Nah, pas turun di stasiun, gue coba cari dia lagi. Dan lu semua tauu, gue melihat sesuatu yang sangat plot twist, pemirsa. GUE LIAT PAKLEK ITU BONCENG MBAK-MBAK DONGGG Gue gatau harus berbuat apa, gue juga gatau apa yang gue rasain saat itu. Rasanya gimana yaa, kayak bener-bener anjiinggg banget. Sumpah gatau kenapa gue patah hati banget woi. Gilak sih bego banget gue, gegabah banget sih lu yuunnn. Kan bisa lu riset dulu, tanya dulu, baru setelah itu jatuh cinta. Bukan sebaliknya. Kalo gini siapa yang repot cobaa wkwkw Sepanjang perjalanan pulang, gue pun cuma bisa meringis, komedi banget sih kisah cinta gue, yaallah. Maksud gue, mumpung gue lagi jatuh cinta, ayolah kisahnya yang mulus-mulus aja, jangan kayak jalanan tugu ngalor ginii. --- Lanjut keesokan harinya, gue pergi ke Surabaya lagi. Gue kemarin bilang, kalo gue akan nyoba dua kali, baru setelah itu gue anggap selesai. Y...

Percobaan pertama mendekati paklek itu

Akhirnya kesampaian juga naik kereta lagi. Tapi sepertinya percobaan pertama kali ini kurang berjalan mulus. Okey kita mulai ya lanjutan skrip FTV SCTV ini. Jadi, gue hari ini goes to Surabaya. Lagi-lagi untuk menghadiri interview kerja, bedanya yang ini sudah interview final karena sebelumnya kami (gue dan interviewer) sudah bertemu secara daring beberapa waktu lalu. So pasti gue excited dong. Bagaimana tidak, selain akhirnya gue dapet lampu ijo perihal karier gue ke depannya, gue juga bisa modus ketemu lagi dengan paklek itu. Gue sengaja berangkat lebih awal biar ga ketinggalan kereta rajin itu lagi. Setelah memarkirkan motor di samping stasiun dengan cukup santuy, mata gue pun mulai menyapu halaman stasiun, mencari keberadaan sosok itu. Tak butuh waktu lama. Nah ketemu! Dia tampak asik menghisap rokok sembari bercengkrama dengan seorang bapak-bapak. (Etdah sudah gue duga kalo dia memang hobi ngobrol dengan manusia, ternyata gue ga seistimewa itu. Yaiyalah) Sebetulnya gue pengen bang...