Tentu Saja
Sekarang, aku telah kembali ke masa sebelum aku mengenalmu. Aku tidak menyangka bahwa melupakanmu akan se mudah ini. Aku tidak lagi mengharapkan panggilan masuk darimu, tidak lagi menunggu pesan yang kau kirimkan untukku. Bahkan, aku tidak lagi penasaran dengan isi storymu. Tidak, aku tidak melupakanmu seutuhnya. Aku hanya melupakan tentangmu yang dulu terlihat mencintaiku, tentangmu yang dulu selalu membuatku melukis senyum di wajahku, tentangmu yang sempat membuatku merasa menjadi wanita yang paling berharga. Ah, itu dulu. Tidak, aku bercerita seperti ini tidak dengan membayangkan sosokmu. Tentu saja. Kini semua terasa lebih ringan tanpamu, tanpa orang-orang semacam dirimu. Aku lebih suka kehidupanku yang seperti ini, tidak dekat dengan siapapun, tidak ada kabar yang kutunggu, tidak ada notifikasi favorit. Aku tidak sedang mencintai s ese or ang . Aku hanya sedang memberi waktu untuk hatiku agar bisa lebih leluasa menikmati bahagia. Aku tidak akan lagi mengizinkan siapapun untu...