Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018
"Belajarlah dari kalimat, dia tahu bahwa dalam setiap kata terakhir harus selalu meletakkan titik." -Yun-

Asing

Dulu, aku dan kamu adalah orang asing. Kita berbeda bahasa, berbeda budaya. Berbeda tempat tinggal juga. Namun, Tuhan dengan skenario terbaik, Mempertemukan kita dengan cara yang asik. Kita mulai mengenal satu sama lain. Mencoba mengerti dan memahami. Waktu pun menjadi saksi perjalanan ini. Darah juang yang menggebu-gebu dalam meraih mimpi. Mimpiku, mimpimu, mimpi kita. Dengan hobi yang sama, kita semakin dekat. Bermain hujan, jalan-jalan, tanpa mengenal lelah. Dengan mimpi yang sama, kita semakin hangat. Semakin hangat, rekat, pekat. Doaku hanya satu, semoga kehangatan ini tak pernah berakhir.

Sebuah Features

Gambar
Tekad yang Tinggi sang Pejuang Semanggi “Wanita yang duduk di bawah pohon rindang itu berusia sekitar empat puluh tahunan, dengan tatapan penuh harapan, ia mengamati sekelilingnya sambil sesekali menawarkan barang dagangannya.” Hari ini dengan semangat sehangat mentari, tepat pukul 06.00 pagi dimulailah kegiatan rutinitas di Taman Bungkul Surabaya. Beberapa pemuda dan pemudi tampak sedang tertawa bersama teman-temannya, bercengkrama, membeli jajanan, atau hanya sekedar berjalan-jalan menikmati udara pagi di kota pahlawan ini. Terlihat pula ratusan pedagang yang mencoba mengadu nasib di area taman dan di pinggiran Jalan Raya Darmo. Di antara keramaian tersebut, dijumpai seorang wanita yang duduk di tepi parkiran sambil sesekali menghela napas panjang. Ibu Tuti namanya, sudah lebih dari satu dekade ini ia menggeluti dunia kuliner. Kuliner yang dipilih untuk membantu menopang kehidupannya selama ini ialah pecel semanggi. Pecel semanggi sendiri merupakan m...

Definisi Bahagia?

Jalan yang Kau Tempuh

Di persimpangan jalan itu. Ka u dan aku memutuskan u nt uk berpisah. Kau pergi ke jalanmu dan aku pergi ke jalanku. H at i kecilku berkata, "ini tak selamanya". Sua tu saat k au dan aku akan dipertemukan kembali di ujung penantian sana. Kau membawa bekalmu dan aku membawa bekalku. Kemudian kita melanjutkan perjalanan bersama-sama. Melalui jalan yang sama, jalan yang diridhoi-Nya. Surabaya, 11 Desember 2018 S etenga h bermimpi -Yun-

Otw Hari Ibu

Adakah yang istimewa di hari ibu tahun ini? Ataukah masih akan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya? Tanpa kata, tanpa ucapan, apalagi sebuah kado. Ah, sejak kecil aku memang tak pernah seromantis itu padanya. Bukan berarti tak sayang, bukan berarti tak cinta. Aku hanya sedikit malu untuk mengungkapkannya. Semoga tahun ini akan ada yang berbeda. Semoga saja. Surabaya, 10 Desember 2018