Asing
Dulu, aku dan kamu adalah orang asing.
Kita berbeda bahasa, berbeda budaya.
Berbeda tempat tinggal juga.
Namun, Tuhan dengan skenario terbaik,
Mempertemukan kita dengan cara yang asik.
Kita mulai mengenal satu sama lain.
Mencoba mengerti dan memahami.
Waktu pun menjadi saksi perjalanan ini.
Darah juang yang menggebu-gebu dalam meraih mimpi.
Mimpiku, mimpimu, mimpi kita.
Dengan hobi yang sama, kita semakin dekat.
Bermain hujan, jalan-jalan, tanpa mengenal lelah.
Dengan mimpi yang sama, kita semakin hangat.
Semakin hangat, rekat, pekat.
Doaku hanya satu, semoga kehangatan ini tak pernah berakhir.
Kita berbeda bahasa, berbeda budaya.
Berbeda tempat tinggal juga.
Namun, Tuhan dengan skenario terbaik,
Mempertemukan kita dengan cara yang asik.
Kita mulai mengenal satu sama lain.
Mencoba mengerti dan memahami.
Waktu pun menjadi saksi perjalanan ini.
Darah juang yang menggebu-gebu dalam meraih mimpi.
Mimpiku, mimpimu, mimpi kita.
Dengan hobi yang sama, kita semakin dekat.
Bermain hujan, jalan-jalan, tanpa mengenal lelah.
Dengan mimpi yang sama, kita semakin hangat.
Semakin hangat, rekat, pekat.
Doaku hanya satu, semoga kehangatan ini tak pernah berakhir.
Komentar
Posting Komentar